UPT. PROG. BHS INDONESIA PENUTUR ASING
Universitas Muhammadiyah Malang
UPT. PROG. BHS INDONESIA PENUTUR ASING
Universitas Muhammadiyah Malang

Menggunakan Obat Kanker, Virus HIV Bisa Keluar

Author : Administrator | Sabtu, 01 Agustus 2015 09:35 WIB
 

Tim dari UC Davis School of Medicine menyelidiki PEP005, bahan dalam obat kanker yang diduga mampu menyembuhkan pasien HIV.

Menggunakan Obat Kanker, Virus HIV Bisa Keluar
Virus HIV (SPL via BBC Indonesia)

nationalgeographic-Terapi kesehatan menggunakan obat anti-retroviral membunuh virus dalam tubuh tapi meninggalkan "penampungan cadangan HIV" yang tak tersentuh.

Penelitian yang diterbitkan oleh PLoS Pathogens menunjukkan bahwa obat tersebut "sangat ampuh" dalam mengaktifkan kembali HIV yang bersembunyi.

Menurut para pakar, temuan ini menarik, tapi penting untuk mengetahui apakah obat tersebut aman untuk pasien.

Kekuatan cadangan HIV itu terbukti pada kasus pasien "Mississippi baby".

Pasien tersebut menerima obat antiretroviral saat lahir. Meski tampak bebas HIV selama dua tahun setelah menghentikan perawatan, namun ternyata tubuhnya masih menyimpan virus tersebut.

'Halau dan bunuh'

Strategi baru ini diistilahkan "halau dan bunuh," dianggap sebagai kunci untuk penyembuhan HIV - tindakan menghalau akan membangunkan virus HIV yang selama ini bersembunyi sehingga obat bisa membunuhnya.

Tim dari UC Davis School of Medicine menyelidiki PEP005 - salah satu bahan yang ada dalam perawatan untuk mencegah kanker di kulit yang rusak oleh sinar matahari.

Mereka menguji obat tersebut pada sel yang dibiakkan di laboratorium dan pada bagian dari sistem kekebalan dari 13 orang yang memiliki HIV.

Laporan tersebut menyatakan bahwa "PEP005 sangat ampuh dalam membangunkan HIV yang laten" dan bahan tersebut merupakan "sekumpulan bahan baru dari elemen utama dalam melawan HIV."

Salah satu peneliti, Dr Satya Dandekar mengatakan, "Kami sangat antusias karena telah mengidentifikasi suatu bahan potensial dalam membangunkan dan membasmi HIV dari obat yang sudah diizinkan dan digunakan selama ini.

"Molekul ini punya potensi kuat untuk diajukan ke uji diagnostik dan klinis."

Betapapun, obat tersebut belum diuji pada orang-orang yang positif-HIV.

Profesor Sharon Lewin dari University of Melbourne mengatakan bahwa hasil tersebut "menarik" dan menandai "kemajuan penting dalam menemukan zat baru yang bisa mengaktifkan HIV laten".

Kepada BBC dia mengatakan, "Penelitian ini menambah satu lagi jenis obat yang bisa diuji dan berpotensi membasmi HIV yang sudah hidup lama. Meski masih ada banyak hal yang harus dilakukan untuk memastikan obat ini memang bisa diterapkan pada pasien.

"PEP005 adalah bagian dari obat yang sudah diluluskan oleh badan pengawas makanan dan obat. Tapi butuh waktu mengetahui apakah aman untuk menggunakan obat ini dalam paasien HIV."

(BBC Indonesia)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image